110 Calon Mahasiswa asal Babel Lolos Verifikasi Administrasi Beasiswa SDM Sawit 2026

PANGKALPINANG – Sebanyak 110 calon mahasiswa asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berhasil lolos verifikasi administrasi untuk mengikuti seleksi Beasiswa SDM Sawit tahun 2026. Dari total 114 pendaftar, sebanyak empat orang dinyatakan gugur dalam tahapan awal ini.

Ketua Tim Kerja Tanaman Tahunan dan Penyegar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Babel, Erico Febriandi, menjelaskan bahwa para peserta yang lolos kini bersiap mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yakni tes akademik dan wawancara.

"Wawancara nantinya akan menjadi penentu kelulusan akhir bagi calon penerima beasiswa," ujar Erico usai mendampingi Tim Verifikator Beasiswa SDM Sawit Kementerian Pertanian menemui Kepala DPKP Babel, Kurniawan, di Pangkalpinang, Jumat (17/7/2026).

Sebelumnya, tim verifikator dari Kementerian Pertanian yang terdiri dari Nadya Salsabilla dan Armeitha Suryani telah melakukan verifikasi berkas secara langsung di Provinsi Babel selama tiga hari untuk memastikan seluruh persyaratan terpenuhi.

Kepala DPKP Provinsi Babel, Kurniawan, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program ini. Ia berharap kesempatan pendidikan ini dapat menjadi peluang emas bagi putra-putri daerah untuk mendalami ilmu perkebunan.

"Dukungan ini diharapkan menjadi peluang besar bagi anak-anak muda Babel untuk memperdalam ilmu perkebunan. Dengan kompetensi yang lebih baik, diharapkan para generasi muda ini nantinya mampu membawa industri perkebunan di Babel ke arah yang lebih maju dan berdaya saing," tutur Kurniawan.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan DPKP Provinsi Babel, M Isa Anshorie, menaruh harapan besar agar angka kelulusan pendaftar Beasiswa SDM Sawit dari Provinsi Babel dapat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Mengingat tidak adanya pembatasan kuota, peluang kelulusan sepenuhnya bergantung pada kompetensi dan kualitas para pendaftar.

"Semoga tahun ini lebih banyak anak-anak Babel yang memperoleh Beasiswa SDM Sawit 2026. Perlu diketahui bahwa tidak ada batasan kuota, semuanya tergantung pada berapa jumlah pendaftar yang lolos seleksi. Ini adalah momentum strategis untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di daerah agar industri sawit kita semakin berdaya saing," pungkas Isa.*)

Sumber: 
Press Release Bidang Perkebunan DPKP Provinsi Babel
Penulis: 
Erico Febriandi
Fotografer: 
Rama
Editor: 
Bang HAn