Animo Pengunjung Tinggi, Pasar Tani Bulan Bhakti Peternakan di Taman UMKM Diperpanjang Hingga Besok

PANGKALPINANG – Kegiatan pasar tani dan pameran produk peternakan dalam rangkaian Kegiatan Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Tahun 2022 di Taman UMKM Kawasan Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diperpanjang hingga Jumat (30/09/2022) besok.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel Edi Romdoni SP MM mengatakan perpanjangan waktu tersebut merupakan permintaan para pedagang karena tingginya animo masyarakat yang mengunjungi dan berbelanja kebutuhan pokok yang mereka jual.

“Karena itu untuk pasar tani dan pameran waktunya ditambah lagi sehari,” kata Edi saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan Bulan Bhakti PKH, Kamis (29/09/2022).

Untuk diketahui rangkaian Kegiatan Bulan Bhakti PKH Tahun 2022 dipusatkan di Taman UMK tahun ini dan dibuka langsung Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Babel Bidang Perekonomian dan Pembangunan Yanuar SH MH mewakili Pj Gubernur Kepulauan Bangka Beliung.

Turut Hadir Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian Drh Agung Suganda MSi beserta sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Babel.

Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Babel Bidang Perekonomian dan Pembangunan Yanuar SH MH mengatakan subsektor peternakan merupakan salah satu bagian strategis dalam pembangunan nasional. Menurutnya hal itu sejalan dengan visi Provnsi Babel tahun 2017 – 2022, yaitu  Babel Sejahtera, Provinsi Maju, yang Unggul di Bidang Inovasi Agropolitan dan Bahari dengan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik yang Efisien dan Cepat Berbasis Teknologi. Ia menyebutkan sejauh ini kinerja subsector peternakan sangat baik yang tergambar dari tingginya Nilai Tukar Petani (NTP).

“Sektor pertanian termasuk subsector peternakan memberikan kontribusi positif. Hal ini terlihat dari NTP di atas seratus yang memberikan nilai keuntugan bagi masyarakat petani. Laporan BPS Provinsi Babel bahwa rata-rata NTP bulan Januari-Agustus 2022 sebesar 112,55,” katanya.

Dijelaskan Yanuar pembangunan subsektor peternakan sebagai salah satu bagian pembangunan secara keseluruhan memberikan manfaat yang cukup besar bagi kehidupan masyarakat. Tidak saja bernilai ekonomi, pembangunan peternakan juga berpengaruh terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat.

“Serta dapat meningkatkan pendapatan, memperluas lapangan kerja dan memberikan kesempatan berusaha bagi masyarakat di pedasaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian Drh Agung Suganda MSi mengapresiasi Bulan Bhakti yang dikaitkan dengan penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Provinsi Babel tersebut. Pada kesempatan itu ia juga memuji kerja keras petugas medik yang dapat menekan penyebaran PMK sehingga hewan ternak sembuh dari penyakit itu terus berkurang di daerah ini.

“Tadi laporan Pak Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel bahwa yang sakit tinggal dua ekor. Potong saja Pak, tidak apa-apa, biar putus (PMK tersebut),” katanya.*)

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
Yondi/Asep Subandi
Editor: 
Hairil Anwar