Bantuan Ternak Sapi Dorong Percepatan Babel Lumpat di Negeri Serumpun Sebalai

PANGKALPINANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar workshop dan bimbingan teknis (bimtek) bagi peternak sapi di Negeri Serumpun Sebalai.

Bimtek yang digelar secara marathon selama hampir sepekan sejak tanggal 14 Juli hingga 17 Juli 2025 tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberikan pemahaman kepada kelompok ternak dalam pengelolaan bantuan ternak sapi yang akan disalurkan tahun ini.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erwin Krisnawinata melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Dodi Novinato menjelaskan ternak sapi bantuan tersebut akan didistribusikan kepada 7 kelompok ternak. 

“Setiap kelompok nantinya akan menerima 10 ekor terdiri dari 9 ekor sapi bentina dan satu ekor sapi jantan,” kata Dodi.

Menurut Dodi kelompok ternak yang bakal mendapatkan bantuan ternak sapi tersebut nanti tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Sebagai calon penerima bantuan, kelompok-kelompok ternak itu sebelumnya telah diseleksi ketat oleh tim selektor.

“Tim teknis terdiri dari tim teknis provinsi dan tim teknis kabupaten. Tim teknis kabupaten bersama tim teknis kabupaten ikut melakukan verifikasi penerima bantuan,” ujarnya.

Dodi berharap bantuan sapi tersebut dapat membantu meningkatkan populasi sapi di Negeri Serumpun Sebalai ke depan. Karena itu ia minta para peternak untuk merawat sapi tersebut dengan baik.

“Kita berharap sapi-sapi tersebut nanti akan berkembang biak sehingga populasi sapi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan semakin banyak,” tambahnya.

Sementara itu Pejabat Fungsional Pengawas Mutu Pakan (Wastukan) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Gusva Yetti mengatakan bantuan ternak sapi tersebut sangat penting dalam mendorong terwujudnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi lumbung pangan asal ternak.

“Bangka Belitung Lumbung Pangan Asal Ternak itu kita singkat menjadi Babel Lumpat. Babel Lumpat merupakan inovasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk mempercepat peningkatan populasi peternakan sapi, selain peningkatan nilai tambah usaha di bidang peternakan” kata Yetti seraya menjelaskan inovasi tersebut telah di-SK-kan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. 

“Muaranya nanti peningkatan kesejahteraan peternak menuju kemandirian pangan sesuai dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto dan menjawab isu strategis peningkatan produksi dan produktifitas komoditas strategis dan unggulan daerah, seperti padi, jagung, cabai, bawang merah, sapi, lada dan kelapa sawit,” tandasnya.*)

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
Tim Dokumentasi Bidang PKH
Editor: 
Hairil Anwar