PANGKALPINANG -- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menghibahkan sebanyak 23 ekor sapi pada empat kelompok peternak.
Sapi bantuan yang dihibahkan tersebut merupakan hasil produksi sapi dari indukan yang diternakkan oleh Divisi Peternakan di UPTD Balai Benih Pertanian di Dusun Air Pelempang Desa Air Buluh Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP mengatakan kelompok peternak yang menerima sapi hibah tersebut telah melalui proses penilaian di lapangan.
"Beberapa penilaian yang sudah kita lakukan adalah melakukan identifikasi dan verifikasi terhadap calon penerima hibah mulai dari kesiapan kandang, kesiapan pakan termasuk kesiapan peternaknya sendiri untuk merawat dan mengembangkan sapi ini," kata Juaidi.
Dijelaskan Juaidi memelihara sapi membutuhkan pengetahuan dan ketrampilan. Karena itu kelompok peternak yang mendapatkan bantuan sapi tersebut terlebih dahulu dimagangkan selama dua pekan di Balai Benih Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Dari hasil identifikasi dan verifikasi ada beberapa peternak pemula sehingga kita magangkan dulu karena dia punya niat dan minat yang cukup besar mengembangkan sapi namun pemahaman terhadap ternak kurang. Setelah magang peternak jadi tahu, misalnya semula mereka berminat memelihara sapi BX (Brahman Cross) namun setelah magang baru tahu kalau sapi ini perawatannya agak sulit sehingga berubah minta Sapi Bali," jelas pria yang pernah menjabat Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut.
Juaidi berharap sapi yang dihibahkan tersebut dapat berkembang biak dengan baik di tangan peternak. Ia mengatakan akan terus mendorong para peternak mendapatkan fasilitas pembiayaan lain jika merekal telah mampu memahami dan mengelola usaha ternak dengan baik.
"Harapan kita masing-masing wilayah penerima hibah di luar mekanisme APBD ini tetap berkembang terutama untuk mengembangkan sapi bibit. Jika sudah paham dengan trik dan tips merawat sapi baru kita dorong untuk pembiayaan lainnya," tambah mantan Kepala Bappeda Kabupaten Bangka Selatan itu.
Sebelumnya ketika dikonfirmasi di tempat berbeda, Kepala Seksi Perbibitan dan Pakan Ternak Drh Yuhendra mengatakan sapi hibah tersebut akan didistribusikan pada empat kelompok peternak, yaitu Kelompok Mandiri Pangan Desa Pasir Garam Kabupaten Bangka Tengah dan Kelompok Arep Pelempang Desa Air Buluh Kabupaten Bangka.
"Sedangkan Kelompok ketiga adalah Kelompok Tumbak Petar Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat dan terakhir Kelompok Maju Bersama Desa Simpang Yul Kabupaten Bangka Barat," kata Yuhendra.
Yuhendra menambahkan kelompok peternak penerima hibah telah mendapatkan bimbingan teknis (bimtek).
"Ternak yang layak untuk dihibahkan telah melalui serangkaian seleksi oleh Balai Benih Pertanian dan hasilnya disampaikan kepada Bapak Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk persetujuan pengeluaran hibah kepada kelompok yang telah ditetapkan," tandas alumni Universitas Gajah Mada Yogyakarta itu.*




