B A N G K A — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian terus melakukan pembinaan terhadap peserta Sekolah Lapang Penerapan Inovasi Teknologi (SL-PIT) Pertanian di Desa Paya Benua Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka. Pembinaan yang melibatkan UPTD Balai Proteksi Tanaman dan UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih (PSMB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu diharapkan dapat membantu peserta SL-PIT mengatasi berbagai gangguan dan kendala di lapangan terutama menjelang panen padi ladang awal Pebruari 2022 mendatang.
“Terutama gangguan hama dan penyakit. Selain itu pembinaan ini juga dimaksudkan untuk bagaimana terkait dengan tanaman padi yang ditanam ini bisa sebagian menghasilkan benih varietas lokal yang bekerja sama dengan kawan-kawan UPTD PSMB,” kata Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Ir Kemas Arfani Rahman kepada distan.babelprov.go.id, Jumat (21/01/2022).
Menurut Kemas sejauh ini peserta SL-PIT mampu menyerap berbagai inovasi teknologi yang diajarkan pada sekolah lapang. Berdasarkan hasil monitoring, sejak awal lima puluh petani yang tergabung dan menjadi peserta SL-PIT dapat mengaplikasikan rakitan teknologi di tingkat lapang.
“Kita melakukan monitoring terkait dengan sampai sejauh mana peserta sekolah lapang menerima pembinaan dan bimbingan teknis terkait dengan teknologi padi ladang yang siap panen awal Pebruari nanti,” ujar Kemas.
Kemas berharap inovasi dan rakitan teknologi yang didapat peserta SL-PIT tidak berhenti selama pelaksanaan kegiatan saja. Para peserta diminta Kemas untuk membagikan pengetahuan tersebut kepada petani lain yang belum tergabung sebagai peserta SL-PIT.
“Apalagi dukungan dari perangkat desa termasuk pak kades memberikan support kepada kita dan petani. Malahan pak kades menyampaikan agar kegiatan ini tidak sampai di sini saja dan pihak desa sudah menganggarkan dana melalui APBDes untuk kegiatan serupa seperti ini pada tahun 2022,” jelas Kemas.
Sementara itu Sub Koordinator Pengembangan Teknologi dan Informasi Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Gunawan Setijo Hartanto SP mengatakan kegiatan SL-PIT Pertanian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih tetap ada pada tahun 2022. Hanya saja lokasi pelaksanaan sekolah lapang tersebut tidak lagi berada di Desa Paya Benua Kecamatan Mendo Barat melainkan digilir ke kelompok tani daerah lain. Menurut Gunawan saat ini sedang dilakukan CPCL (calon petani/calon lokasi) untuk menentukan tempat pelaksanaan SL-PIT Pertanian yang ia maksud.
“Kita sudah berkirim surat kepada kabupaten terkait dengan CPCL ini,” kata Gunawan.*)






