Kadis Pertanian Babel Dorong Perempuan Tani HKTI Bertanam Jahe Merah

PANGKALPINANG—Pengurus Daerah Perempuan Tani HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didorong untuk ikut membudidayakan komoditi jahe merah. Dorongan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP saat menerima audiensi Pengurus Daerah Perempuan Tani HKTI, Kamis (29/04/2021). Rombongan perempuan tani tersebut dipimpin Ketua DPD Perempuan Tani HKTI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Feny Andriani didampingi pengurus lain Ade Sumiati.

Menurut Juaidi jahe merah memiliki peluang besar untuk di kembangkan. Selain ongkos produksi yang murah, peluang pasarnya pun masih terbuka lebar

“Karena ada off taker yang siap membeli hasil panen. Jadi kita tinggal tanam saja, pembelinya sudah ada,” kata Juaidi.

Tak cuma itu, Juaidi juga mengatakan para petani tak perlu pusing memikirkan ongkos produksi. Pasalnya ada dana yang dikucurkan melalui kredit usaha rakyat (KUR) yang disalurkan perbankan untuk membantu pembiayaan usaha tani jahe merah tersebut.

“Jumlahnya sepuluh juta tanpa agunan. Bibit juga disiapkan dari pembeli. Jadi ibu-ibu cuma tinggal siram saja. Sepuluh bulan kemudian panen,” ujar pria yang pernah yang menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Bangka Selatan itu.

Karenanya mantan Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut mendorong Perempuan Tani HKTI untuk ikut melakukan budi daya komoditas jahe merah. Apalagi sebut Juaidi keuntungan yang didapat tidak sedikit.

“Penghasilan bersih bisa mencapai 18 juta rupiah sekali panen. Ini cocok untuk ibu-ibu karena bisa ditanam di pakarangan rumah. Ibu-ibu kerjanya cukup menyiram saja. Ada air cucian ikan, air cucian beras atau air cucian sayur jangan dibuang tapi siramkan ke tanaman jahe merah tersebut,” imbuh Juaidi seraya menambahkan bahwa saat ini budidaya jahe merah menyasar para perempuan dan ibu rumah tangga yang tergabung dalam dasa wisma.

“Kita berdayakan dulu dasa wisma. Sekarang sudah ada 600 kelompok dasa wisma yang menanam jahe merah. Target kita 6000 kelompok. Artinya setiap bulan itu ada 600 kelompok dan selama sepuluh bulan cukup 6000 kelompok,” tandas Juaidi.*)

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
portalmongondow.com
Editor: 
Hairil Anwar