Meski Terdampak Pandemi Covid-19, Juaidi: Petani Kita Tetap Bekerja

PANGKALPINANG — Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP mengatakan pandemi Covid-19 yang sedang mengganas saat ini tidak terlalu berdampak pada kegiatan petani di tingkat lapang.

Menurut Juaidi petani yang menggarap komoditas di semua sub sektor pertanian tetap bekerja meski pandemi tengah mewabah. 

"Di era pandemi ini pangan tidak masalah. Aktifitasnya (seperti distribusi dan pemasaran-red) saja yang terhambat, petani kita tetap bekerja. Bahkan komoditi pertanian sekarang menjadi rebutan terutama pangan karena sangat dibutuhkan. Jadi yang masalah itu pada aktifitasnya," kata Juaidi ketika menyampaikan arahan dan paparan pada Kegiatan Bimbingan Teknis Kapasitas Analisis Konsumsi Pangan Berbasis Pola Pangan Harapan Tahun 2021 di Hotel Bangka City, Jumat (20/08/2021).

Diakui Juaidi akibat pandemi Covid-19 banyak kegiatan ekonomi masyarakat yang terganggu. Tak cuma itu sejumlah layanan jasa juga terhenti termasuk sektor pertanian. 

"Jadi yang masalah itu pada aktifitasnya. Petani kita tetap bekerja. (Tapi) yang (memang) terpuruk saat ini adalah UMKM. Kasihan tidak ada yang beli apalagi UMKM yang tidak bermitra dengan pihak lain. Produksi tapi tidak ada yang mau beli," jelasnya.

Juaidi mengingatkan tantangan pemenuhan pangan ke depan cukup berat. Penyebabnya angka pertambahan penduduk tergolong tinggi yang menyebabkan bertambahnya jumlah penduduk ke depan.

"Bangka Belitung cukup tinggi pertambahan penduduknya 2,83 persen kalau tidak salah per tahun. Sekarang jumlah penduduk kita sekitar 1,5 juta jiwa. Dengan pertambahan 2,83 persen maka pada tahun 2045 jumlah penduduk diperkirakan 3 juta jiwa. Belum lagi dipacu migrasi dari luar," tandas Juaidi.

Kegiatan Bimbingan Teknis Kapasitas Analisis Konsumsi Pangan Berbasis Pola Pangan Harapan Tahun 2021 digelar selama dua hari. Kegiatan yang dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan telah mendapat izin Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu diikuti pejabat dan petugas yang menangani pangan dari kabupaten dan kota se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.*

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
Hairil Anwar
Editor: 
Hairil Anwar