PANGKALPINANG – Komisi II DPRD Kabupaten Bangka Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (07/01/2022) hari ini. Kunjungan kerja yang dipimpin Ketua Komisi II Edi Purwanto ST itu dalam rangka koordinasi terkait program dan kegiatan sector pertanian di Bumi Selawang Segantang pada tahun ini mengingat terbatasnya dana APBD yang dimiliki kabupaten itu.
“Karena itu kami datang jemput bola. Menyikapi anggaran 2022 yang penuh dengan keterbatasan maka sengaja kami di awal tahun anggaran ini melakukan kunjungan kerja yang teragenda,” kata Edi.
Edi mengatakan dana APBD Kabupaten Bangka Tengah sangat terbatas. Karena itu pihaknya mencari informasi terkait sejumlah program dan kegiatan pertanian di Kabupaten Bangka Tengah yang didanai APBN dan APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Dan inilah keseriusan kami mengawal jalannya pemerintah daerah. Makanya kami datang jemput bola. Hal ini kami lakukan untuk mengetahui program yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Harapan kami setelah ini nanti ada bantuan ke kabupaten (Bangka Tengah),” harapnya.
Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Haruldi SP MSi menjelaskan beberapa kegiatan yang dialokasikan untuk Kabupaten Bangka Tengah melalui dana APBN. Salah satu yang disebutkan Haruldi adalah bantuan pupuk organic non subsidi untuk pengembangan kawasan ubi kayu seluas lima puluh hektar dan satu paket bantuan sarana pemasaran kegiatan pasar tani atau pasar lelang.
“Kemudian ada juga bantuan saprodi untuk kawasan bawang merah dan cabai. Untuk subsector perkebunan ada kegiatan rintisan penerbitan surat tanda daftar budidaya sawit rakyat, pemeliharaan Blok Penghasil Tinggi dan PIT lada yang telah ditetapkan serta pemeliharaan entres karet,” kata Haruldi didampingi Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tri Wahyuni SP MSi dan sejumlah pejabat eselon tiga lingkup Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Terkait dengan subsector peternakan dijelaskan Haruldi ada bantuan alat pencacah rumput serta pengadaan bibit rumput dan bibit legume. Selain itu ada pula pengadaan pupuk organic dan anorganik serta pembangunan embung pertanian dari satker Prasarana dan Sarana Pertanian*)





