BANGKA SELATAN – Setelah mengembangkan durian Namlung di sejumlah desa dalam wilayah Kabupaten Bangka Barat, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura juga akan mengembangkan kawasan buah durian lokal tahun ini. Pengembangan durian pada kawasan seluas sepuluh hektar itu rencananya akan ditempatkan di Desa Rajik Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Irman Hasan SP mengatakan pengembangan kawasan durian tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memperluas areal kebun durian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka membantu meningkatkan pendapatan masyarakat ke depan.
“Untuk sementara kita mulai sepuluh hektar dulu. Mudah-mudahan nanti bisa berlanjut,” kata Irman kepada distan.babelprov.go.id di sela-sela memberikan arahan kepada para petani di Desa Rajik, Jumat (18/03/2022).
Turut serta mendampingi Irman, Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ardiansyah SP. Selain itu tampak pula Penyuluh Pertanian Desa Rajik Bambang SP.
Sebagaimana diwartakan distan.babelprov.go.id edisi 15 Pebruari 2022, pemerintah akan mengembangkan durian di seluas 30 hektar pada sejumlah lahan di sejumlah desa dalam wilayah Kabupaten Bangka Barat. Lahan-lahan tersebut tersebar di tiga lokasi. Dua desa berada di Kecamatan kelapa, yaitu Desa Pangkal Beras dan Desa Mancung. Sedangkan satu lagi lokasinya ada di Kelurahan Menjelang Kecamatan Muntok.
Menurut Irman dipilihnya Desa Rajik sebagai lokasi pengembangan durian lokal telah melalui berbagai pertimbangan termasuk saran dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM. Pasalnya Desa Rajik memiliki banyak durian local yang unggul terutama dari rasa.
“(Upaya pengembangan durian di Desa Rajik) sejak dari tahun 2021 dan berawal dari kontes durian tahun 2019 yang mana durian lokal di sini ada yang jadi pememang. Pak Gubernur juga (sudah pernah) datang ke sini langsung dan ini harus dikembangkan kata beliau,” ujar Irman.
Dijelaskan Irman pengembangan kawasan durian local ke depan akan terus dilakukan. Ia menuturkan tak saja sebatas di Desa Rajik namun sejumlah lahan lain pada sejumlah desa di sekitarnya pun akan menjadi lokasi pengembangan.
“Lahan yang ada di sekitar Desa Rajik, Permis, Gudang dan Desa Sebagin dan empat kepala desanya sudah dilibatkan melihat lokasinya. Jadinya ke depan akan dikembangkan menjadi kawasan,” jelas Irman.*)

