Gerakan Pangan Murah Masuk MURI, Babel Gelar di Empat Titik

PANGKALPINANG – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Badan Pangan Nasional (Bapanas) serentak secara nasional dicatat dana masuk Museum Rekor Indonesia (MURI). Piagam MURI diserahkan langsung Jaya Suprana selaku pendiri MURI kepada Kepala Bapanas H Arief Prasetyo Adi ST MT di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (26/06/2023).

"Terima kasih kepada Bapak Jaya Suprana telah berkenan, hari ini kita torehkan sejarah dengan pemecahan rekor MURI GPM terbanyak sedunia," kata Arief.

Sebagai informasi, Bapanas meluncurkan GPM dari Hotel Borobudur Jakarta, Senin (26/06/2023) dan serentak pula diluncurkan di 342 titik dari 301 kabupaten dan kota se tanah air.

Untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ada empat titik yang digunakan sebagai lokasi launching GPM. Salah satunya adalah Taman UMKM yang berlokasi di Kawasan Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Babel. Sedangkan tiga titik lainnya berada di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Belitung dan Kabupaten Bangka Barat.

Launching GPM di Taman UMKM dihadiri langsung Pj Gubernur Babel Dr Suganda Pandapotan Pasaribu AP MSi MSi beserta unsur Forkopimda dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel Edi Romdhoni SP MM. Selain itu tampak pula Pimpinan Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika.

Banyaknya titik yang menjadi tempat peluncuran GPM tersebut menjadi yang terbesar di Indonesia. Karena itu MURI mencatat prestasi tersebut. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi memerikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak sehingga GPM masuk MURI.

“Saya sangat mengapresiasi gelora dan semangat yang luar biasa dari seluruh kabupaten kota yang turut berpartisiasi dalam cara hari ini,” tegas Arief seraya menambahkan GPM serentak tersebut merupakan momentum yang sangat membanggakan.

“Karena seluruh stakholders yang menjaga pangan dari hulu hingga hilir, dari pemerintah pusat hinga pemerintah daerah, BUMN, BUMD Pangan hadir di tempat ini memperkuat sinergi,” tambahnya.

Sementara itu Pj Gubernur Babel Dr Suganda Pandapotan Pasaribu MSi MSi mengatakan GPM merupakan salah upaya bersama untuk menekan inflasi. Pemerintah akan terus melakukan intervensi terkait harga pangan pokok agar tetap terkendali.

“Kita akan terus mengintervensi sehingga masyarakat kita bisa mendapatkan pangan yang murah sehingga inflasi bisa tetap diatasi di Provinsi Babel,” katanya seraya menambahkan inflasi di Babel sangat terkendali bahkan berada pada atas secara nasional.

“Kita terbaik nomor dua dalam mengatasi inflasi,” tandasnya.*)  

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
Hairil Anwar
Editor: 
Hairil Anwar