Beras Bantuan Tahap Kedua Mulai Disalurkan Hari Ini, Jumlah KPM di Babel Berkurang

PANGKALPINANG -- Pemerintah mulai mendistribusikan bantuan beras tahap kedua untuk jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) pekan ini.

Launching penyaluran bantuan beras tersebut dilakukan serentak secara nasional, Senin (11/09/2023) pagi termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang dipusatkan di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel.

Ada 21,353 juta KPM yang menjadi sasaran penerima bantuan di tanah air untuk tiga bulan ke depan.

"Sedangkan untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung jumlah KPM yang menerima bantuan beras tahap kedua ini sebanyak 48.789 KPM. Setiap KPM mendapat 10 kilogram beras.," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel Edi Romdhoni SP MM usai melepas keberangkatan pendistribusian bantuan beras mewakili Pj Gubernur Babel Dr Suganda Pandapotan Pasaribu AP MSi MSi.

Turut hadir Pemimpin Bolug Cabang Bangka Asfianty dan Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Babel AKBP Jamal Fathur Rakhman. Selain itu tampak pula sejumlah pejabat terkait dari Dinas Pertanian Kabupaten dan Kota.

Dibandingkan tahap pertama, KPM penerima bantuan beras pemerintah di Babel untuk tahap kedua jauh berkurang jumlahnya. Setidaknya 3.332 KPM dipastikan tidak lagi  mendapatkan beras bantuan tersebut untuk bulan September, Oktober dan November nanti. Sementara jumlah penerima bantuan beras pada tahap pertama lalu sebanyak 52.121 KPM.

"Dan berkurangnya KPM penerima bantuan ini patut kita syukuri karena KPM yang tidak mendapatkan bantuan itu artinya sudah naik kelas sehingga mereka tidak layak lagi dibantu," ujar Edi.

Edi menambahkan beras bantuan yang disalurkan pemerintah tersebut efektif mengurangi beban pengeluaran KPM di Babel. Di sisi lain ia juga menyebutkan bantuan itu berpengaruh positif untuk menekan inflasi di daerah ini. Karena itu Edi berharap bantuan tahap kedua ini juga berdampak pada pengendalian inflasi agar dapat ditekan sekecil mungkin hingga menjelang akhir tahun nanti.

"Sekarang inflasi Babel cukup bagus berkat kerja keras TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah), satgas pangan dan lain - lain. (Karena inflasi kita rendah maka) tanggal 15 September 2023 nanti kita menjadi tuan rumah rakor inflasi yang dihadiri Bapak Mendagri di Belitung," jelasnya.

Hal senada dijelaskan Pemimpin Bolug Cabang Bangka Asfianty. Ia mengatakan bantuan beras dari pemerintah itu sangat membantu meringankan beban KPM di Provinsi Babel sekaligus membantu menekan inflasi di wilayah ini.

"Agar inflasi kita turunlah, tidak naik," katanya.*)

-- Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber: distan.babelprov.go.id--

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
Hairil Anwar
Editor: 
Hairil Anwar