Pasca Idul Adha, KUR Sapi Kurban Dievaluasi

 

PANGKALPINANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat evaluasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) penggemukan sapi, Rabu (20/07/2022).

Rapat evaluasi yang dipimpin Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Drh Judnaidy di ruang rapat lantai II Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan tersebut dihadiri pihak perbankan, perusahaan asuransi dan para peternak selaku debitur.

Koordinator Fungsional Pengawas Bibit Ternak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ir Dody Novianto SPt MM selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan rapat evaluasi tersebut penting dilakukan dalam rangka mengukur tingkat keberhasilan pelaksanaan program terutama yang terkait dengan KUR penggemukan sapi yang memang diperuntukkan bagi penyediaan hewan kurban tahun ini.

“(Misalnya) apakah ada sapi-sapi yang belum terjual (saat kurban). Ternyata ada beberapa ekor yag belum terjual,” kata Dody kepada distan.babelprov.go.id usai rapat tadi siang.

Namun demikian menurut Dody pelaksanaan KUR secara umum berjalan lancar. Ia menerangkan bahwa tidak ada kendala terkait pelunasan kredit dari peternak ke pihak perbankan karena para peternak sanggup untuk melakukan pembayaran di akhir bulan ini.

“Atau awal bulan depan. Intinya peternak menyanggupi untuk melakukan pelunasan (ke pihak perbankan). Alhamdulillah KUR tahap III ini berhasil,” terang Dody.

Dody menambahkan dalam rapat evaluasi juga dibicarakan asuransi ternak untuk sapi yang mati atau pun potong paksa selama masa pemeliharaan. Berdasarkan hasil rapat kata Dody, PT Asuransi Jasa Indonesia selaku penyedia asuransi akan bertanggung jawab untuk mengganti ternak yang mati tersebut.

“(Uang penggantian) akan dibayar dan ditransfer ke rekening peternak,” ujar Dody seraya menambahkan PT Asuransi Jasa Indonesia sendiri  akan dievaluasi pada KUR tahap berikutnya nanti.

“Jasindo tidak mampu melaksanakan kewajibannya sehingga untuk pelaksanaan KUR tahap selanjutnya Jasindo akan dievasuasi,” tandas Dody.*)

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
Yondi
Editor: 
Hairil Anwar