PANGKALPINANG – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Romdhoni SP MM mengatakan alat dan mesin pertanian (alsintan) memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian produksi sektor pertanian.
Menurutnya sistem kerja pertanian tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan alsintan yang memadai.
“Karena itu peran alsintan dalam rangka untuk meningkatkan produksi pertanian sangat dibutuhkan,” kata Edi saat membuka Rapat Koordinasi Pemanfaatan Aslintan di ruang rapat Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (04/08/2022).
Karena itu Edi minta alsintan yang ada di kelompok tani dimanfaatkan secara maksimal. Di sisi lain ia juga berharap pengelola alsintan dapat merawat peralatan tersebut dengan baik.
“Jangan sampai alat rusak sedikit sudah mengeluh kepada kepala bidang. Satu baut yang copot sudah mengeluh. Jangan sampai seperti itu,” ujarnya.
Edi mengakui jumlah alsintan yang mendukung kegiatan pertanian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah sangat banyak meskipun masih terdapat beberapa kelompok tani yang masih kekurangan alsintan. Karena itu ia minta keberadaan alsintan yang ada segera diiventarisir untuk memastikan jumlah dan kondisinya.
“Sehingga rapat koordinasi seperti ini sangat baik. Kita berharap kepada kabupaten dan kota bagaimana upaya kita menginventarisir bantuan alsintan dari mulai cultivator sampai tractor roda empat,” katanya.
Sementara itu Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Asdianto SP MT mengatakan rapat koordinasi tersebut sengaja digelar dalam rangka mengoptimalkan peran alsintan yang ada di tingkat lapang.
“(Rapat ini untuk) menghitung kekuatan kita. Saya ingin seperti itu dulu karena alat kita yang ada di kabupaten dan kota sudah banyak baik itu yang sifatnya hibah, bantuan pemerintah maupun (bantuan) Kementerian (Pertanian),” kata Asdianto.*)





