PANGKALPINANG—Dalam rangka memperkuat peran dan eksistensi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), PPID se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan studi komparasi ke Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang difasilitasi oleh Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Babel tersebut dipimpin Sekretaris Dearah Provinsi Babel Yulizar Adnan didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Ahmad Cholil. Studi komparasi tersebut dilakukan selama empat hari sejak tanggal 29 Oktober 2019 hingga 1 November 2019. Sebanyak 38 PPID Pembantu ikut serta termasuk PPID Pembantu dari Dinas Pertanian Provinsi Babel.
“Studi komparasi semacam ini sangat penting untuk kita di PPID Pembantu yang ada di Dinas Pertanian. Kita dapat mempelajari banyak hal terkait dengan PPID di daerah lain untuk diaplikasikan di PPID Dinas Pertanian,” kata Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Babel, Supianto di sela-sela kegiatan studi komparasi di aula Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah.
Supianto berharap peran PPID Pembantu Dinas Pertanian ke depan akan semakin kuat. Apalagi Dinas Pertanian merupakan instansi teknis yang bersentuhan langsung dengan layanan kepada masyarakat.
“Banyak hal yang akan kita benahi termasuk kita akan mengaktifkan media sosial sebagai media informasi kepada masyarkat. Harapan yang sama juga sudah pernah disampaikan Kepala Dinas Pertanian Bapak Juaidi dan beliau sangat berkomitmen untuk memperkuat peran PPID ,” ujar Supianto.
Studi Komparasi PPID diawali dengan kunjungan ke Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah sebagai PPID Utama di provinsi tersebut. Di tempat ini dipaparkan sejumlah keberhasilan PPID hingga terpilih sebagai PPID terbaik di Indonesia. Kunjungan tersebut kemudian dirangkai dengan tatap muka ke PPID Pembantu di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah.
Studi komparasi kemudian berlanjut ke Pemerintah Kabupaten Demak. Demak dipilih untuk dikunjungi karena kabupaten tersebut berhasil menempati posisi ketiga sebagai PPID terbaik se Provinsi Jawa Tengah. “Sebelumnya kita itu nomor 33 dari 35 Kabupaten/Kota se Provinsi Jawa Tengah. Jadi sangat mengerikan. Tapi setelah kita tahu indikator kriteria penilaian, mana yang lemah, mana yang bisa kita tingkatkan, hambatannya apa maka kita jadi nomor 3 terbaik di Jawa Tengah,” Kata Sekretaris Daerah Kabupaten Demak Singgih Setyono saat menyampaikan sambuatan selamat datang di Grhadika Bina Praja Komplek Perkantoran Bupati Demak.
Sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yulizar Adnan mengatakan hasil studi komparasi PPID tersebut akan segera diimplementasikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Terpesona saya, betapa sudah beberapa langkah maju ya kabupaten Demak ini dari kami di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Oleh karena itu kami beserta teman-teman (rombongan PPID) ini, Alhamdulillah mendapat pencerahan dan tentunya Insya Allah akan bisa diimplmentasikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.,” kata Yulizar.*)





