PANGKALPINANG – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Romdhoni SP MM mengatakan Pertanian Keluarga atau PK berperan dalam membantu menopang ketahanan pangan masyarakat.
Hal itu dikatakan Edi ketika memberikan arahan pada petani dan penyuluh pertanian dalam Rapat Koordinasi Kegiatan Pertanian Keluarga di Desa Cambai Selatan Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (27/07/2022).
Menurut Edi kegiatan PK yang memanfaatkan pekarangan sebagai lokasi usaha tani tersebut tidak saja berdampak pada pemenuhan kebutuhan pangan keluarga petani semata namun lebih dari itu produk yang dihasilkan PK juga dapat mencukupi serta memenuhi kebutuhan masyarakat lain di sekitarnya.
“Karena PK memang selain untuk memenuhi kebutuhan hidup individu petani tetapi juga membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan (masyarakat) di provinsi kita ini,” kata Edi
Edi menerangkan ketergantungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan pasokan pangan luar daerah masih sangat tinggi. Menurutnya baru sekitar empat puluh persen kebutuhan tersebut mampu dipenuhi petani local yang tersebar di berbagai tempat di provinsi ini.
“(Sementara) enam puluh persen kita tergantung dari daerah luar. Maka (petani) yang di depan saya (sebagai) pelaku utama ini sebenarnya turut mengambil angka yang 40 persen (dalam memenuhi kebutuhan pangan dalam daerah),” terang Edi didampingi Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Ir Kemas Arfani Rahman.
Karena itu Edi mendorong petani penerima bantuan PK untuk terus menekuni kegiatan usaha taninya. Ia menerangkan kebutuhan pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang saat ini masih sangat tergantung dengan pasokan luar tersebut akan berkurang jika PK secara masif berhasil dilakukan.
“Kalau setiap desa, setiap kecamatan ada keompok lecil yang produktif seperti ini maka Bangka Belitung (ke depan) bukan hanya menerima kiriman barang tetapi sebaliknya kita bisa mengirim ke daerah lain,” terang Edi.*)
