Tekan Inflasi, Optimalkan Program dan Kurangi Bahan Pangan dari Luar

PANGKALPINANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya mengoptimalkan berbagai program dan terobosan untuk membantu menekan laju inflasi di daerah ini.

Optimalisasi tersebut penting dilakukan dalam rangka meningkatkan produksi dan produktifitas tanaman agar ketergantungan pasokan bahan pangan dari luar daerah dapat dikurangi masuk ke Negeri Serumpun Sebalai  

“Harus lakukan itu (optimalisasi program-red) mulai dari on farm hingga off farm, dari budidaya hingga hasil,” kata Kepala UPTD Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ir Heri MAP saat memberikan arahan kepada ASN ketika apel pagi, Selasa (05/07/2022).  

Heri menjelaskan salah satu penyumbang angka inflasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akibatnya tingginya ketergantungan bahan pangan dari luar daerah. Banyaknya barang yang masuk tersebut menyebabkan harga naik karena ketersediaan barang yang tidak sepadan dengan tingginya permintaan.

“Bahkan cabe yang masuk ke daerah kita ada yang berasal dari Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan. Setiap hari cabe masuk sebanyak 600 kilogram. Bawang merah hampir sembilan puluh persen dari luar. Kalau bawang putih seratus persen didatangkan dari luar,” jelasnya.

Karena itu Heri mengajak semua stakeholders terkait untuk mengambil peran. Ia optimis produksi akan naik jika semua lini berperan aktif.

“Petugas di lapangan seperti penyuluh di kabupaten harus memetakan ketersediaan dan kebutuhan, kapan panen, berapa produksi dan lain-lain. Apabila semua wilayah seperti penyuluh (sudah) melaporkan nanti sama-sama (dikoordinasikan) dengan Disprerindag. Kenapa dengan Disperindag karena distributor wilayah mereka. Semua harus berperan. Optimalkan,” ujar Heri seraya menambahkan kegiatan yang dilakukan pemerintah harus berdampak pada kehidupan masyarakat.

“Apa yang kita kerjakan mesti berdampak ke masyarakat. Itu yang penting,” tandasnya.*)

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
Hairil Anwar
Editor: 
Hairil Anwar