PANGKALPINANG — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Bawang Merah di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas petani dalam menerapkan praktik budidaya bawang merah yang baik dan benar atau Good Agricultural Practices (GAP).
Bimtek dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Rolly Dwi Candra, S.Sos. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pengembangan komoditas hortikultura, khususnya bawang merah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas para petani dalam menerapkan Good Agricultural Practices, atau praktik budidaya yang baik dan benar, sehingga diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas, kualitas, serta daya saing komoditas bawang merah, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.”
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fudji Rudiansyah Sukma, S.Or., M.Pd. Selain itu, hadir pula narasumber dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah, Kepala Bidang Penyuluhan, Andika Saputra, S.P., M.Si., serta Ketua Umum Gerakan Tani Muda Nusantara, Rifki Habibi.
Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan Bimtek yang terdiri atas perwakilan kelompok tani (Poktan), Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Kelompok Wanita Tani (KWT), serta staf Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Peserta tersebut berasal dari Kabupaten Bangka sebanyak 4 orang, Kabupaten Bangka Tengah sebanyak 19 orang, Kabupaten Bangka Selatan sebanyak 4 orang, serta 3 orang staf Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi yang bersifat teknis sekaligus strategis untuk mendukung pengembangan usaha tani bawang merah. Materi pertama bertajuk “Teknik Budidaya Bawang Merah yang Baik” yang disampaikan oleh Andika Saputra, S.P., M.Si. Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai penerapan teknik budidaya yang tepat sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil bawang merah.
Selanjutnya, Rifki Habibi menyampaikan materi “Membangun Kelembagaan Petani dan Ekosistem Closed Loop Agribisnis untuk Mewujudkan Petani Modern yang Mandiri, Berdaya Saing, dan Berorientasi Pasar.” Materi tersebut menekankan pentingnya penguatan kelembagaan petani serta pembangunan ekosistem agribisnis yang terintegrasi agar petani tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga memiliki orientasi terhadap pasar dan keberlanjutan usaha.
Melalui kegiatan ini, DPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku utama dan pelaku usaha pertanian agar mampu menerapkan inovasi dan teknologi budidaya secara tepat. Penguatan kompetensi petani diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pengembangan komoditas bawang merah yang produktif, berkualitas, berdaya saing, serta mampu mendukung penguatan sektor pertanian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Bimbingan teknis ini sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, kelembagaan petani, dan pelaku pertanian dalam mewujudkan petani yang semakin kompeten, mandiri, adaptif, dan berorientasi pasar, sejalan dengan upaya pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.






