PANGKALPINANG – UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih (PSMB) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Mutu, Rabu (02/08/2023).
Bimtek yang digelar selama dua hari di ruang rapat Kantor UPTD PSMB itu merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan kualitas laboratorium yang telah terakreditasi KAN. Narasumber bimtek adalah Pengawas Benih Tanaman (PBT) Madya dari Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Kementerian Pertanian Ir Amiyarsi Mustika Yukti Msi. Materi Bimtek menyangkut pembahasan audit internal pada laboratorium pengujian benih serta penjelasan tentang SNI ISO/IEC 17025: 2017 di laboratorium pengujian benih. Selain itu ada juga tinjauan manajemen SNI ISO/IEC 17025:2017 serta diskusi umum.
“Karena itu acara yang penting ini dapat diikuti dengan baik oleh seluruh peserta di UPTD PSMB Babel sehingga nanti dapat memberikan dampak yang baik bagi laboratorium ke depannya,” kata Kepala UPTD PSMB Armaini SP selaku Manajer Puncak Laboratorium melalui rilis yang diterima redaksi distan.babelprov.go.id, Sabtu (05/08/2023).
Hal serupa dikatakan Kepala Seksi Pengawasan Mutu Benih Hadori STP. Pria yang juga merangkap Manajer Mutu Laboratorium UPTD PSMB itu mengungkapkan bahwa mempertahankan mutu sangat penting mengingat laboratoium UPTD PSMB telah terakreditasi KAN.
“Dan bila mungkin dapat dikembangkan lebih maju lagi,” katanya.
Sementara itu Ir Amiyarsi Mustika Yukti MSi dalam paparannya mengatakan audit manajemen laboratorium dilaksanakan sebagai proses sistematis, independen dan terdokumentasi untuk mendapatkan bukti audit dalam rangka evaluasi.
“Tujuannya adalah untuk memeriksa kesesuaian standar, konsistensi, mencari point peningkatan, mematuhi peraturan serta memenuhi permintaan pelanggan atau pasar,” katanya.*)





