Wagub Abdul Fatah Buka Pertemuan Koordinasi dan Konsultasi Pembangunan Perkebunan

PANGKALPINANG—Pertemuan Koordinasi dan Konsultasi Pembangunan Perkebunan Tahun 2020 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi dibuka, Rabu (04/11/2020) pagi. Kegiatan yang berlangsung dua hari tersebut dibuka secara resmi Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Drs H Abdul Fatah MSi di Hotel Soll Marina Pangkalpinang.

Dalam arahannya Wagub meminta agar penyusunan perencanaan dan kebijakan pembangunan perkebunan dapat sejalan dan selaras antara provinsi dan kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Inilah (penyusunan perencanaan dan kebijakan pembangunan pertanian dapat sejalan dan selaras-red) makna dari pertemuan kita pada hari ini,” kata Wagub.

Turut mendampingi Wagub, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP, Kepala Bidang Perkebunan Haruldi SP MSi, Kepala UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih Dr Wahyudi Himawan SSi MT, Kepala UPTD Balai Benih Pertanian Drh Judnaidy dan Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Ujang Djohan SP serta para pejabat eslon terkait lingkup Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sedangkan peserta pertemuan terdiri dari para kepala dinas dan pejabat terkait yang membidangi perkebunan dari kabupaten kota dalam wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menurut Wagub, subsektor perkebunan masih menjadi andalan bagi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai sumber pendapatan utama dalam memenuhi kebutuhan hidup.

“Sampai saat ini komoditi yang masih menjadi andalan lada, sawit dan karet. Sedangkan kopi, jambu mete dan sagu masih tahap pengembangan,” ujar Wagub.

Ditambahkan Wagub bahwa pada tahun 2020 berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan produksi dan produktifitas komoditi perkebunan diantaranya melalui perluasan areal tanam lada, rehabilitasi tanaman lada dan  intensifikasi tanaman lada.

“Pada tahun 2021 upaya peningkatan produksi dan produktifitas lada terus dilakukan. Selain tanaman lada, pada tahun 2021 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga akan mengembangkan jambu mete seluas 100 hektar di Kabupaten Bangka Tengah, pembangunan kebun induk sagu seluas dua hektar, kelapa sawit seluas 367 hektar dan kopi seluas 195 hektar,” tandas Wagub.*)

Sumber: 
DINAS PERTANIAN
Penulis: 
Han Arifin
Fotografer: 
Han Arifin
Editor: 
Han Arifin