Ada Pembeli, Pemerintah Dorong Pengembangan Jahe Merah di Bangka Belitung

PANGKALPINANG—Setelah sukses mengembangkan porang, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kini mendorong pengembangan jahe merah di Negeri Serumpun Sebalai. Dorongan tersebut dilakukan karena tanaman rempah ini telah memiliki pasar yang pasti dan pembeli yang siap menampung hasil panen petani.

“Pak Gubernur mengingatkan kami, kalau ada off taker-nya (pembeli-red) ayo kita kawal (pengembangan jahe merah),” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP saat memberikan arahan pada Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Jahe Merah bersama penyuluh dan petani di ruang pertemuan Tanjung Pesona Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (21/09/2021) hari ini.

Turut hadir Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Ir Kemas Arfani Rahman, Kepala Seksi Kelembagaan dan Pengembangan SDM Fetty Nilwani SP, Kepala Seksi Tata dan Metode Penyuluhan Dewi Indah Cahyani SP MM, Kepala Seksi Hortikultura Maryadi SE MSi serta jajaran direksi PT Berkah Rempah Makmur selaku off taker jahe merah di Kepulauan Bangka Belitung.

Karena itu lanjut Juaidi pengembangan jahe merah akan dilakukan secara terencana. Ia mengajak semua stakeholders terkait untuk memanfaatkan peluang tersebut dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani ke depan.

“Prinsipnya apakah ada pembelinya dan apakah ada kepastian harga. Kalau tidak ada jangan (ditanam),” ujar Juaidi seraya minta para penyuluh pertanian ikut mensosialisasikan serta mengawal pengembangan jahe merah itu di tingkat lapang.

“Pengembangan ini tentu tidak bisa dilakukan sendiri oleh off taker tapi juga perlu pendampingan. Siapa pendampingnya, ya kawan-kawan PPL (penyuluh pertanian lapangan) yang sangat dekat dengan petani,” tambah Juaidi.

Sementara itu Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Ir Kemas Arfani Rahman minta PT Berkah Rempah Makmur membuat mekanisme yang jelas terkait kerja sama pengembangan jahe merah bersama para petani.  

“Sehingga penyuluh kita bisa menyampaikan kepada poktan dan petani. Ini juga kerjasamanya apakah ke petani atau poktan harus jelas. Kalau ke petani mekanismenya seperti apa. Kalau porang ke petani (langsung),” kata Kemas.  

Sementara itu Direktur Utama PT Berkah Rempah Makmur Agus Supriyono SE berjanji akan memberikan insentif kepada para penyuluh yang ikut membantu mensosialisasikan dan mendampingi petani untuk mengembangkan jahe merah di wilayah binaannya.*)

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
Hairil Anwar
Editor: 
Hairil Anwar