PANGKALPINANG -- Desa Air Mesu Timur Kabupaten Bangka Tengah ditawarkan untuk menanam padi gogo.
Tawaran tersebut disampaikan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dalam diskusi bersama Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Air Mesu Timur di Kantor DPKP Provinsi Babel di Pangkalpinang, Senin (27/4/2026).
Diskusi yang digelar di ruang pertemuan lantai dua Kantor DPKP Provinsi Babel tersebut dipimpin Sekretaris DPKP Donny Renaldi.
Sebagai informasi, diskusi itu merupakan permintaan BPD Air Mesu Timur, dalam rangka penguatan sarana dan prasarana pertanian guna meningkatkan produktifitas petani serta mendukung program ketahanan pangan nasional di desa tersebut.
Ketua Tim Kerja Tanaman Pangan DPKP Provinsi Babel Intan Fortuna Fachrawati mengatakan, Kementerian Pertanian mengalokasikan luas tanam padi gogo di Negeri Serumpun Sebalai tahun ini 1.460 hektar.
"Namun sampai sekarang belum ada (petani) yang minta," kata Intan.
Karena itu Intan menyarankan Desa Air Mesu Timur untuk menimbang tawaran tersebut.
"Tapi mohon (kepastiannya) segera (disampaikan) karena proses pengadaannya tidak sebentar. Paling cepat dua bulan," ujar Intan seraya menambahkan petani yang disyaratkan menerima bantuan tersebut harus tergabung dalam kelompok tani.
"Dan kelompok taninya sudah terdaftar di Simluhtan (Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian-red)," tambahnya.
Ketua BPD Air Mesu Timur Poni Auri berjanji akan segera mendiskusikan tawaran kegiatan pengembangan padi gogo kepada petani di desanya. Menurut Poni, program tersebut patut untuk dipertimbangkan dalam rangka penguatan ketahanan pangan desa ke depan.
"Segera kami sampaikan ke petani kami untuk didiskusikan," katanya.
Terkait lahan untuk pengembangan padi dimaksud, Poni Auri mengatakan masih cukup tersedia.
"Ada lokasi di dekat aliran sungai, kemudian ada juga lahan pemda. Jadi kalau lahan masih cukup tersedia," ujarnya.
Bawang Merah dan Alsintan
Selain padi, pada diskusi juga muncul opsi lain yang diminta BPD Air Mesu Timur untuk memperkuat ketahanan pangan desa. Salah satu diantaranya bawang merah dan cabai.
"Kemudian juga kami berharap ada bantuan alsintan (alat mesin pertanian-red)," kata Poni.
Menanggapi permintaan tersebut, Sekretaris DPKP Dony Renaldi menyarankan BPD Air Mesu Timur untuk menginventarisir kebutuhan sarana produksi pertanian yang diminta ke dalam bentuk proposal. Proposal tersebut selanjutnya dapat disampaikan terlebih dahulu ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah.
“Siapkan saja proposalnya. Tetap lewat kabupaten, tidak langsung ke provinsi," katanya.
Sejumlah pejabat fungsional terkait hadir dalam diskusi itu, diantaranya Fungsional Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya Muhammad Rosdham Ali, Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda Karmila, Analis Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Madya Cut Nurlela dan Analis Kebijakan Ahli Muda Arya Panda.*)

