Kepala Dinas Pertanian Babel Saksikan Penyaluran KUR dan Serahkan Bantuan untuk Peternak

PANGKALPINANG—Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Haruldi SP MSi menyaksikan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Sumsel Babel kepada peternak sapi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (10/03/2022) hari ini.

Kegiatan yang dirangkai dengan penyerahan bantuan sapi, indigofera dan satu paket mineral dan kartu ternak secara simbolis untuk sejumlah kelompok ternak itu turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs Yunan Helmi MSi.

Sementara itu Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM menyaksikan penyerahan KUR dan bantuan untuk peternak tersebut secara virtual melalui aplikasi zoom.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Haruldi SP MSi menjelaskan dana yang disalurkan untuk kelompok ternak tersebut merupakan KUR tahap ketiga. Sapi yang digemukkan peternak melalui dana tersebut diperuntukkan bagi penyediaan hewan kurban tahun ini.

“KUR tahap ketiga dilsakanakan tahun 2022. Kita fasilitasi bagi peternak melalui bank untuk pengembangan sapi untuk kurban,” kata Haruldi di Kelurahan Air Mawar Kecamatan Pangkal Balam Kota Pangkalpinang.

Ikut hadir Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Drh Judnaidy beserta para sub koordinator dan pejabat fungsional lingkup Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Menurut Haruldi ada 63 debitur yang terdaftar sebagai penerima KUR tahap ketiga. Para debitur tersebut tergabung dalam tujuh kelompok ternak yang berasal dari Kabupaten Bangka Tengah dan Bangka Selatan.

“63 debitur tersebut terdiri dari 33 dari Bangka Tengah dan 30 dari Bangka Selatan,” ujar Haruldi.

Sementara itu Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM mengakui jika KUR sapi yang diterima peternak selama ini mampu meningkatkan pendapatan peternak. Bahkan Gubernur Erzaldi memuji para peternak yang semakin mandiri dalam mengelola usahanya.

“Mereka (peternak-red) sudah bisa mengurus sendiri malah banknya yang kewalahan,” katanya.*)

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Yondi
Fotografer: 
Yondi
Editor: 
Hairil Anwar